Duniamu merubah duniaku :)

Bagiku, cinta itu seperti yang kau kata, ia amanah
Kita syukuri agar nikmatnya bertambah
Kita jaga agar ia tumbuh mekar mempesona

Ana uhibbuka fillah yaa zauji ❤

Advertisements

mas, adek nderedeg !

flo

Seperti yang ada di post sebelumnya, ada kutipan menarik pada buku Sandiwara Langit – Abu Umar Basyier :

“Semakin baik jalan yang kamu pilih, anak muda, akan semakin banyak rintangan dan godaannya. Semakin tinggi bukit yang kamu daki, akan semakin hebat kepenatan yang kamu rasakan. Namun hanya orang yang berjiwa kerdil yang memilih hidup tanpa pendakian.”

Pendakian itu akan segera dimulai ! Insya Allah !
Kerikil tajam itu pasti ada, tapi apalah daya ketika kita berusaha memasrahkan semua pada-Nya.

لاَحوْلَ وَلاَ قُوَّة اِلاَّبِاللّهِ (Laa haula wa laa quwwata illa billah)
– Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah –

Mendaki hingga puncak tertinggi yang Allah ridhoi.
Perbaiki niat, menghamba pada-Nya hingga bahagia sampai ke surga 🙂
Aamiin, Allahumma amin..

“Aku berpasrah pada ketentuan Mu. Aku terima apa yang Engkau tuliskan bagiku. Engkau Tuhanku, maka aku yakin bahwa Engkau akan memberikan yang terbaik untukku.
Jika pada akhirnya ada yang datang padaku dan ia mengajakku untuk mengarungi samudra keberkahan karena-Mu, maka aku akan bersedia menerimanya.
Maka aku mohon, datangkanlah ia yang baik agamanya”

 

[mungkin] kamu yang kala itu diamini oleh para penghuni langit
saat doa itu kubisikkan mesra pada bumi.
Tuan,
Aku ingin menua bersamamu,
Membersamaimu membangun kerajaan abadi dalam mahligai suci itu.
Aku mau, menerima segala kurang dan lebihmu.
Menerimamu, tanpa sisa cinta yang lainnya.

tentang kamu, tentang rasa..

jodoh

image source : Google

Masih percaya, kalau kamu takkan pernah tertukar ({}) dan masih percaya, bahwa kamu yang akan datang adalah yang paling baik, karena setiap orang baik yang ada disisiku saat ini, mendoakan kebaikan yang banyak pada dirimu.

Aku hanya bisa memintamu dalam doa disujud panjangku, semoga kamu, iya, kamu. kamu yang paling baik akhlaq dan lisannya yang pada akhirnya bisa menjadi imam yang paling baik untukku, yang mampu menuntunku dan mampu membimbingku. Menyayangi keluargaku dan terutama kedua orang tuaku. Menjadi ayah yang baik untuk anak-anak kita kelak.

Insya allah, dengan izinnya aku yakin bisa. Menapaki jalan ini bersamamu, beriringan untuk menggapai surga dan ridhoNya.

Teruntuk kamu, yang kupasrahkan padaNya.
Semoga rahmat dan kebaikan senantiasa tercurah untukmu, selalu 🙂

ROBBI HABLII MILLADUNKA ZAUJAN THOYYIBAN WAYAKUUNA SHOOHIBAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH

“Ya Robb, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat”