Aku menyayangimu pak, buk, titik tanpa koma

langkah kaki

….

Disisimu terngiang, hangat nafas segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu

Kau ingin ku menjadi, yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu, jauhkan godaan yang mungkin kulakukan salam waktuku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku, terbelenggu jatuh dan terinjak

Tuhan tolonglah, sampaikan sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji, tak kan khianati pintanya

– Ada Band – Yang Terbaik Bagimu –

……

Hari itu, menjadi hari yang takkan pernah kulupa sampai kapanpun.
Kali kedua aku melihat air mata menetes dari kedua mata itu. Ketika engkau memutuskan untuk melepasku menggapai mimpiku.
Mimpi yang mungkin belum pernah engkau tau bahwa ia tertulis karenamu, iya, bapak dan ibuku ❤

Ada mimpi besar yang ingin aku capai, membahagiakanmu..
Itulah salah satu alasan yang mampu membuatku berdiri hingga detik ini. Yang membuatku bangkit meski aku jatuh berkali-kali.

Ada haru yang membisu.. ada harapan besar yang kutumpukan pada diriku.
Aku menyayangimu pak, buk, titik tanpa koma

Ketika jauh dari rumah bukan menjadi hal yang mudah, tetap saja hati ini meyakini, bahwa ada doa tulusmu yang mengiringi..

Dariku, yang ingin membahagiakanmu..