Kamu[ku] (2)

Aku mencintaimu, sepanjang bait-bait yang kusampaikan padaNya. Sedalam-dalam perasaan yang kucurahkan padaNya. sayang..

Dari detik itu hingga nanti Ia mengizinkan kita untuk bertemu kembali dalam JannahNya, kan kujaga baik-baik kamu, dalam sukmaku.

Advertisements

Merindu :’)

images

image source : Google

Hal yang paling menyebalkan adalah, ketika kamu bisa membaca apa yang sedang terjadi tapi kamu tak bisa berbuat apa-apa.
Bahkan melakukan hal paling sederhana sekalipun kamu tak bisa. 😥
Saat rindumu terhalang oleh jarak, hatimu meronta.. Ingin berteriak. Namun tak kuasa.Mohon percayalah, dari sini aku mendoakanmu.
Ku pintakan kebaikan dan keberkahan yang banyak untuk kamu.
Semoga Allah senantiasa menjagamu disana. Saat raga ini tak mampu menyandingmu..Aku ingin memelukmu, menangis, meminta maaf dan berterima kasih atas semua pinta dan doamu kepada-Nya untukku.

Namun tetap saja, apalah dayaku ini.
Jarak ini terlampau melelahkanku.
Menahan rinduku dan menyiksa batinku

Ana uhibbuki fillah ya ummi

41shutterstock_67797022

image source : Google

Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik dariku?”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ibumu.” Laki-laki itu bertanya kembali,“Kemudian siapa?” Beliau menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian siapa?” Lagi-lagi beliau menjawab, “Ibumu.” Orang itu pun bertanya lagi, “Kemudian siapa?” Maka beliau menjawab, “Ayahmu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ana uhibbuki fillah ya ummi 🙂